Home

Senin, 05 Desember 2011

Kangenn...

Sedih rasanya akhir - akhir ini.... yang selalu keinget sama satu nama dan bayangan dia selalu ada dipikiranku...

Ada apa ya sama dia?????

pengen banget ketemu dia.. Kalopun ga ngobrol, tatap mukanya, liat dia tersenyum aja udh buat gw seneng banget...

Ya Tuhan,
Ingin sekali aku bertemu dengannya...
huaaaaaa...... huaaaaa...


tangisan memang tidak terlihat di pipiku, tapi hatiku menangis merindukanmu...
Memang terlihat norak banget postinganku ini, tapi ya beginilah adanya,,,

Kamis, 08 September 2011

I really Miss you Daddy....


Tak terasa sudah tahun ke tujuh papa tak bersamaku, Teringat ku padanya akan kasih sayangnya kepadaku.
"Papa, I miss you...."
AKU SANGAT IRI dengan orang dan juga temanku yang masih dapat menunjukkan kasih sayangnya kepada ayahnya.
Aku tersenyum melihatnya, dalam hatiku menjerit, menangis.
Papa, aku kangen sama papa.... aku kangen disayang papa.... Aku butuh pendapat papa tentang lelaki pilihanku.

Papa maaf ya, aku bandel selama aku bersama papa.. aku ga nurut sama papa...

Masih teringat kata - kata terakhirmu, dan aku hanya menjawabnya datar...
"Ci... mama mana? ngelesin ya... dede?"
" iya, ga tau kemana.."
"kamu sendirian dirumah?"
" iya"
"Jaga rumah ya, jgan kemana - mana... jagain mama sama dede"
"iya" langsung ku tutup telponnya tanpa menghiraukan kata lainnya langsung ke depan tv.

Tak lama berselang waktu...

"Halo de, ini benar rumahnya Bapak?"
"Iya, bener"
"Yang sabar ya... Bapa, udah ngga ada...."
"............" tak ada kata yang dapat ku ucapkan...
aku berlari ke kamar adikku dan menangis kerasssss......sekerass kerassssnyaaaa.....

Orang dikantor papa berkata, papa meninggalkan dunia ini dalam posisi masih menelpon, telponnya terakhir berbicara denganku......

Bergetar jiwa dan raga ini setiap mengingatnya... Papa, betapa berat tanggung jawab yang kau berikan padaku.... tapi ku yakin kau kan terus bersamaku memberikan kekuatan padaku menghadapi semuanya papa...


"I LOVE YOU and I MISS YOU PAPA"
21 November 1954 - 29 December 2004

Rabu, 24 Agustus 2011

Entah rasa itu dari mana

"Aaaaaaaarrrrgggggggghhhhhhhh"

Itu yang ingin kulakukan rasanya... Berteriak keras - keras melepaskan segala yang ada di hati, di pikiran....

Di otakku, di pikiranku hanya ada kamu...

Entah dari mana rasa itu muncul

Orang bilang tinggalkan saja kau, orang bilang kau tak tampan, orang bilang kau tak dapat membahagiakanku, Tapi bagiku...


Kau adalah spesial, kau sangat berati untukku
10 : 70



Selasa, 23 Agustus 2011

Cinta yang ku rasa takkan pernah salah

Bagaimana mungkin bersama, Jika aku yang hanya punya cinta.
Bagaimana mungkin aku bicara cinta, Jika kau tak mungkin rindu untukku
Bagaimana mungkin kau dapat mengerti aku, Jika nama ku pun tak pernah ada di hatimu.

Maaf, telah membuatmu resah
Maaf, telah membuatmu susah
Maaf, telah membuatmu gelisah
Maaf, telah membuatmu gundah


Tapi ku yakin Cinta ini tak akan pernah salah, bahkan kalaupun harus kau bagi cinta ini untuknya.

Terimaksih Cinta...


Re-Quote from "Cinta tak pernah salah ftv"

Rabu, 27 Juli 2011

Antara terlalu baik atau BODOH!!!

Mungkin itu kata yang menggambarkan diriku saat ini...
banyak yang dekat denganku, tapi apa yang kurasakan.. Hanya kebohongan!!
"Mereka"
baik padaku hanya jika mereka butuh sesuatu dariku... itukah yang namanya pertemanan, itukah yang namanya cinta..
Seorang teman mengingatkanku,
apakah mereka pantas untuk dekat denganmu apabila mereka memanfaatkanmu saja... ayo, sadarlah cepat, hidupmu sangat singkat hanya untuk mereka yang memanfaatkanmu
pikiran dan perasaanku menyatakan itu benar buat apa membantu mereka, memanknya disaat kau butuh mereka mereka akan ada untuk menolongmu?? tapi hati kecilku mengatakan lain. Belajar "Ikhlas" untuk menolong orang lain tanpa memandang siapa mereka.

Entahlah....
Aku tak tau apa yang akan terjadi di kedepannya, Hanya Tuhan yang dapat membantu dan membuka jalan keluar yang terbaik. Amin

Minggu, 08 Mei 2011

bagaikan Plastik kresek yang membentang luass...

LAUT. itulah yang menggambarkan arti judul diatas.

Perjalanannku menuju pulau tidung hanya berkisah selama 2 hari.

Sungguh takjub melihat besarnya lautan yang telah Tuhan ciptakan, dan sungguh kecil kita sebagai manusia yang berada di situ.

Kepergianku menuju sana tak disambut oleh deburan ombak kencang, tapi angin sepai sepoi dan juga kicauan burung.

senjapun menyambut perhantianku di pulau tidung. tinggal di homeestay yang luas, dan mengendarai sepeda untuk mengelilingi pulau,

ku harus mengayuh dari pulau tidung besar ke tidung kecil.

Sungguh INDAHHH pemandangan di sana... lautan luas, berpasir putih, blum banyak penduduk disana.

di temani hembusan angin laut, pemandangan ciptaan Tuhan yang indah, menikmati sarapan indomie rebus dengan es kelapa... segeer banget..

foto2nya tar di posting dibawah ya,,,

2 hari perjalanan hanya menghabiskan sekitar 250.000
masuk ancol Rp. 7.500
sewa kapal @Rp. 32.000/1x perjalanan
sewa homestay @Rp. 50.000
sewa sepeda Rp. 15.000
Makan :
Pecel ayam Rp. 15.000
Bakso Rp. 10.000
indomie Rp. 7.000
Kelapa Rp. 10.000
aqua Rp. 3.000
Chitato & lays Rp. 5.000
ya kira2 gambarannya bgitu adnya,, hehehehe... selamat berlibur...

Senin, 25 April 2011

D.u.k.a


Entah kenapa terlintas dipikiranku tentang suatu pertanyaan...

"Lebih baik ditinggal pacar hidup atau mati..."
semuanya sama - sama meninggalkan duka, meninggalkan sakit...
Banyak temanku yang memilih "mati".
tapi apakah dapat dengan mudah kau dapat menerimanya??
Menerima kabar orang yang kau sayangi meninggalkan engkau sendiri, disaat kau dapat merangkai waktu-waktu bahagia bersamanya....

beberapa pendapat teman :
"mati, kalo ditinggal pas idup, berati keinginan dia, uda jelas pacar ga mau sama kita, ya ngapain kt ngarepin dia.. kalo dtgl mati, menyedihkan.. smua diluar kuasa si pacar.. :'( jgn sampe de amit2.." (G)

"mati... klo dia masih hidup, lukanya masih terus membekas ketika masih melihat ntuh orang...." (V)

ayoo... pada saat berpendapat itu pasangannya pasti suka buat sakit ati atopun kesel... (hehehhe... :p)

tapi semua itu ga salah kok...

mencari data, akhirnya dapat data ini... Apkaha kalian juga merasakan hal yang seperti tahap ini,, :

Lima tahap berduka adalah:
1. Penyangkalan – “Ini tak mungkin terjadi padaku.” "pasti bercanda, bukan dia!" Terus mencari mantan pasangan di tempat-tempat yang biasa, memikirkannya, menangisinya (tak selalu) Atau kalau ia sudah mati, tetap menyediakan kopi dan sarapan paginya seakan-akan ia masih hidup. Tiada tangisan. Tidak mau menerima atau bahkan mengakui kehilangan itu.

2. Marah – “Mengapa aku?” Bermacam perasaan ingin melawan atau balas dendam atas perpisahan dengan pacar, atau orang yang kita sayang atas kematian orang tercinta/ berakhirnya sebuah hubungan. Marah kepada yang meninggal/yang mutuskan, menyalahkan mereka karena meninggalkannya ‘sendirian’ di dunia.

3. Tawar-menawar. Hal ini kadang-kadang terjadi sebelum kehilangan. Berusaha membuat perjanjian dengan pasangan yang meninggalkan, atau bernegosiasi dengan Tuhan agar menghentikan atau mengubah kehilangan itu. Memohon, meminta, berdoa agar mereka kembali.

4. Depresi. Dibanjiri perasaan frustrasi, tanpa daya, pahit, mengasihani diri sendiri, menangisi kehilangan orang yang dicintai maupun hilangnya harapan-harapan, mimpi-mimpi dan rencana-rencana masa depan. Merasa tidak bisa mengontrol diri, merasa lumpuh dan kosong. Mungkin juga timbul perasaan ingin bunuh diri.

5. Menerima. Ada perbedaan antara mundur kalah dan menerima. Anda harus menerima kehilangan itu, bukan cuma mencoba menanggungnya diam-diam. Musti menyadari bahwa perlu kedua belah pihak untuk memisahkan perkawinan. Menyadari bahwa orang yang Anda cintai sudah pergi (mati) dan bukan kesalahan mereka karena mereka bukan sengaja mau meninggalkan Anda (bahkan dalam kasus bunuh diri, seringkali orang yang mati tidak berada dalam kerangka berfikir yang benar). Anda musti menyadari bahwa ada hikmah dan kebaikan dalam kehilangan ini, sehingga Anda bisa menemukan rasa nyaman dan kesembuhan diri.


Berapa lama itu akan terjadi , hanya dirimulah yang mengetahui dan mengerti seberapa dalam orang terserbut ada di hatimu.


"sayangilah selagi mereka ada bersamamu. biarpun mereka menyakitimu tapi itulah namanya warna warni hidup. "